Akhlak dan
Budi Pekerti
AKHLAK KEPADA GURU DAN TEMAN
1.
Akhlak kepada guru
Guru merupakan seseorang yang harus dihargai
karena gurulah yang mendidik dan membimbing kita selaku anak. Selain bimbingan
dari orang tua, kita juga mendapat bimbingan dari guru berupa ilmu pengetahuan
yang berguna dalam menjalani hidup kita, dengan pengetahuan yang kita pelajari
dari guru kita dapat menjadi individu yang dewasa dan mandiri serta matang
secara emosinal.
Menghargai guru bukan hanya karena perannya
yang telah mengajar dan membimbing kita, melinkan juga dikarenakan guru adalah
orang dewa yang memiliki pengalaman lebih dari kita, agama kita mengajarkan
kita untuk menghormati orang yang lebih
tua dan menyayangi orang yang lebih kecil dari kita.
Dalam menjalani pendidikan, proses pendidikan
tidak akan berjalan sesuai dengan yang diingini jika kita tidak dapat bersikap baik
dan menghargai guru yang mengajar, untuk itu hal yang paling utama yang harus
kita lakukan adalah menghargai guru yang mengajar kita dengan menjadikan guru
sebagai panutan kita dan mengikuti proses pembelajaran yang dilakukan guru
terhadap kita dengan sebaik mungkin.
2.
Akhlak kepada teman
Sebagai makhluk sosial kita tidak akan pernah
terlepas dari kehidupan berkelompok dengan individu-individu yang lainnya,
dalam menjalani kehidupan yang demikian kita dituntut untuk dapat membangun
kehidupan yang tentram dan harmonis dengan berdampingan dengan orang lain,
upaya yang kita lakukan adalah membangun relasi sebaik-baik mungkin dengan
teman-teman disekeliling kita, baik itu teman dilingkukngan bermain, lingkungan
tempat kerja maupun dilingkungan sosial lainnya yang menjadi tempat kita
menjalni aktifitas sosial kita. Untuk mendapatkan teman atau rekan yang baik
dilingkungan kita terlebih dahulu kita harus menjadi teman yang baik bagi semua
orang untuk itu kita harus dapat bersikap terpuji dan berakhlak mulia agar
orang lain merasa senang dengan keberadaan kita sehingga kita mempunyai banyak
teman dalam hidup kita.
Sikap yang dapat kita kembangkan dalam
berteman
a.
Dalam berteman kita sedapat
mungkin tidak memilih-milih teman dengan alasan apapun kecuali bila benar-benar
berpengaruh buruk bagi kita.
b.
Menerima orang lain dengan segala
kondisi apa adanya sebagai mana kita menerima dan menilai diri kita sendiri.
c.
Menjadikan diri kita sebagai
rekan yang dapat diharapkan dan bekerja sama dengan orang lain atau teman kita.
d.
Bersikap terbuka dan apa adanya
kepada teman kita, tanpa yang direkayasa, bila kita mampu bersikap apa adanya
kepada orang lain maka orang lain akan merasakan ketulusan dari dalam diri kita
sehingga kita akan menjadi individu yang disenangi.
e.
Mampu memaafkan kesalahan yang
dilakukan oleh teman kita dan berupaya memperbaiki kesalahan diri kita sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar